2.Pratama Wijayanti (11160413)
3.Rohima Rodiatunnisa (11160473)
4.Nurrahmat (11150172)
Kelas : 11.6B.14
TUGAS PERTEMUAN 1
TUGAS PERTEMUAN 1
CONTOH PERUBAHAN PROSES BISNIS /SOSIAL AKIBAT TEKNOLOGI YANG MELUNTURKAN NILAI ETIKA TRADISIONAL
Contohnya:
- Proses jual beli
- Televisi
- PS (Playstation)
- Media sosial dan situs jejaaring sosial
- Jasa Catering
Teknologi,model kerja ,dan nilai Etika Tradisional yang hilang pada masing masing contoh ,yaitu:
- Proses jual beli
a.Teknologi yang digunakan :
- Computer sebagai media yang bisa mengakses Internet dan sebagai media terjalinnya transaksi tersebut.
- Mobile Phone (hp) merupakan media yang sering digunakan saat ini dengan menggunakan sms dan sms Banking
b. Model kerja
Seing dengan meningkatnya teknologi saat ini,memberi pengaruh yang besar pada proses jual beli seperti :
- Via online : sarana jual beli yang banyak digunakan masyarakat saat ini . contoh:Bukalapak.com,Salestock,Blibli.com,Tokopedia.layanan ini dapat mempermudah jual beli dan dapat dilakukan transaksi melalui via ATM.
- Proses jual beli pilihan ke2,Bisa dilakukan di Mall,Supermrket/mimimart seperti Matahari,Ramayana ,Alfamart dll.
c.Nilai Etika Tradisional yang hilang
- Tidak adanyya tawar menawar dalam proses jual beli misalnya : di pasar secara tatap muka,tetapi dengan adanya online proses tawar menawar jarang dilakukan lagi.
- Kehilangan rasa saling mengenal dan silahturahmi antara konsumen dan produksen.
2. Televisi
a.Teknologi yang digunakan
Telivisi sebagai media informasi
b.Model kerja
Televisi sebagai media informasi dari berbagai belahan dunia dari informasi teknologi,Ekonomi,Sosial dll,yang menampilkan secara nyata.
c. Nilai Tradisional yang hilang
namun media informasi ini telah banyak menghilangkan Etika Tradisional antaranya:
- Tayangan Televisi memopengaruhi pola berfikir, nilai sopan santun terhadap orang yang lebih tua/sesama,cara berpenampilan sikap dan perilaku.menimbulkan rasa kemalesan dan lupa waktu.
- Dengan tayangan tayangan yang ditonton merubah perubahan gaya hidup meniru budaya budaya yang ditampilkan seperti orang barat contohnya:Genk brandalan ,pergaulan bebas dll.
3.PS (Playstation)
a. Teknoloigi yang di gunakan
yaitu Ps banyak digemari di kalangan masyarakat baik anak-anak maupun dewasa
b.Model kerja
permainan Game berbagai fariasi seperti Game sepakbola,balap,strategi terpangpang secara Visual atau bentuk 3D.
c.Nilai tradisional yang hilang
Terkuburnya permainan permainan tradisional ,berkurangnya kreativitas pada anak anak, malas belajar,ketergantungan ,lupa waktu bahkan mencuri contoh diatas dari teknologi yang merubah etika tradisional.
4.
Media Sosial dan Situs Jejaring Sosial Teknologi
yang digunakan
Yaitu Mobile Phone
(Smartphone) sebagai media penghubung ke internet. Facebook, Twitter, Line,
Whatsapp, bbm, Instagram, Friendster dan sebagainya sebagai media sosial
sekaligus sumber informasi yang digunakan.
a. Model
Kerja
Masyarakat saat ini lebih
cenderung mengutamakan berkomunikasi dengan menggunakan media sosial seperti
facebook, dsb. Manfaat yang didapatkan dari media sosial seperti kemudahan bagi
pengguna dalam berkomunikasi serta cepat mendapatkan informasi (Up todate)
c b. Nilai
Tradisional yang hilang
Masyarakat (kalangan
muda) jadi lebih sering sibuk dengan smartphone mereka, sehingga menyebabkan
kepekaan terhadap lingkungan sekitar menjadi kurang karena sudah merasa cukup
mendapatkan informasi melalui media sosial.
·
Memberi pengaruh pada rasa persaudaraan
kita yang hilang. Dengan adanya situs jejaring sosial juga
sudah menghilangkan rasa takut untuk mengakses hal-hal yang berbau pornografi
karena sudah tidak merasa diawasi lagi.
5.
Jasa Catering
a.
Teknologi
yang digunakan
Yaitu
PS (Play Station). PS banyak digemari kalangan masyarakat baik anak-anak maupun
dewasa.
b.
Model
Kerja
Catering
Service merupakan lembaga bisnis yang bergerak dalam penyediaan jasa pembuatan
makanan. Yang akan dicontohkan disini adalah peran catering service dalam suatu
acara (hajatan), atau biasa disebut event catering service. Secara garis besar
disini peranan catering service adalah menyediakan makanan juga bertanggung
jawab atas penghidangannya, dalam prakteknya yaitu dekor meja hidang, hingga
penyediaan peralatan makan. Sehingga sang customer (yang punya acara) hanya
terima jadi dan melakukan pembayaran.
c.
Nilai
Tradisional yang hilang
Biasanya,
apabila ada seseorang yang memiliki acara misalnya, resepsi, aqiqah dan
sebagainya, maka sanak keluarga dan tetangganya akan datang untuk membantu.
Mereka semua bergotong royong untuk mengerjakan segala sesuatunya.
PELANGGARAN TERHADAP ETIKA AKAN MENDAPATKAN SANKSI SOSIAL DAN SANKSI HUKUM
Contohnya:
Sanksi Pelanggaran Etika:
- Sanksi Sosial : Sanksi ini diberikan oleh masyarakat sendiri, tanpa melibatkan pihak berwenang. Pelanggaran yang terkena sanksi sosial biasanya merupakan kejahatan kecil, ataupun pelanggaran yang dapat dimaafkan. Dengan demikian hukuman yang diterima akan ditentukan oleh masyarakat, misalnya membayar ganti rugi dsb, pedoman yang digunakan adalah etika setempat berdasarkan keputusan bersama.
- Sanksi Hukum : Sanksi ini diberikan oleh pihak berwenang, dalam hal ini pihak kepolisian dan hakim. Pelanggaran yang dilakukan tergolong pelanggaran berat dan harus diganjar dengan hukuman pidana ataupun perdata. Pedomannya suatu KUHP.
- Kebutuhan Individu : Kebutuhan seringkali adalah hal utama yang
mempengaruhi seseorang untuk melakukan pelanggaran, misalnya seorang anak
rela mencuri untuk mendapatkan uang demi untuk membayar uang tunggakan
sekolah. Seorang bapak yang akhirnya tewas digebukin massa gara-gara
mengambil susu dan beras di swalayan untuk menyambung hidup bayi dan
istrinya. Karyawan sebuah pabrik yang bertindak anarkis, karena THR belum
juga dibayarkan, padahal sudah melebihi jadwal yang ditentukan pemerintah,
dan lain-lain
- Tidak Ada Pedoman : Ketika masyarakat dihadapkan pada persoalan yang
belum jelas aturannya, maka mereka melakukan intrepretasi sendiri atas
persoalan yang dialami. Contohnya pembangunan rumah kumuh di pinggir rel
kereta api, di bawah jembatan layang, di tanah kosong. Hal ini dikarenakan
belum adanya perda ataupun ketentuan mengikat yang memberikan kejelasan
bahwa daerah tersebut tidak boleh ditempati dan dibangun pemukiman liar.
Sehingga masyarakat mengitrepretasikan, bahwa lahan kosong yang tidak
digunakan boleh dibuat tempat tinggal, apalagi mereka bagian dari warga
Negara. Sehingga pada saat tiba waktunya untk membersihkan, maka sudak
terlalu komplek permasalahannya dan sulit dipecahkan.
- Perilaku dan Kebiasaan Individu : kebiasaan
yang terakumulasi dan tidak dikoreksi akan dapat menimbulkan pelanggaran.
Contohnya; anggota DPR yang setiap menelurkan kebijakan selalu ada komisi
atau uang tips, ataupu ada anggota yang tidup pada saat sidang
berlangsung. Hal demikian ini salah dan keliru. Namunkarena teklah
dilakukan bertahun-tahun, dan pelakunya hampir mayoritas, maka perilaku
yang menyimpang tadi dianggap biasa, tidak ada masalah.
- Lingkungan Yang Tidak Etis: Lingkungan yang
memiliki daya dukung moral yang buruk, akan mampu membuat seseorang
menjadi menyimpang perilakunya untuk tidak taat terhadap pedoman yang
berlaku. Contohnya seorang residivis kambuhan, yang selalu
keluar masuk penjara. Dalam penjara yang notabene merupakan tempat yang
kurang baik, maka mempengaruhi pola pikir seseorang. Sehingga setiap kali dia masuk penjara,
ketika keluar telah memiliki informasi, keahlian, ketrampilan yang baru
untuk dapat menyempurnakan tindakan kejahatannya.
- Perilaku Orang yang Ditiru: Dalam hal ini,
ketika seseorang melakkan pelanggaran terhadap etika, dapat juga karena
dia mengimitasi tindakan orang yang dia pandang sebagai tauladan. Seorang anak yang setiap hari melihat ibunya dipukuli
oleh bapaknya, maka bisa jadi pada saat dalam pergaulan, si anak cenderung
kasar baik dalam perkataan ataupun perbuatan. Dan itu semua dia dapatkan
dari pengamatan dirumah yang dilakuakan oleh bapaknya.
tugas
BalasHapus