Sabtu, 16 Maret 2019

Tugas Pertemuan 1 Kelompok 3 Etika Profesi TIK

Nama Kelompok 3 : 1.Usfatun Khasanah          (11160494)
                                   2.Pratama Wijayanti         (11160413)
                                   3.Rohima Rodiatunnisa    (11160473)
                                   4.Nurrahmat                      (11150172)

Kelas                       :  11.6B.14

TUGAS PERTEMUAN 1



CONTOH PERUBAHAN PROSES BISNIS /SOSIAL AKIBAT  TEKNOLOGI YANG MELUNTURKAN NILAI ETIKA TRADISIONAL


Contohnya:

  1. Proses jual beli
  2. Televisi
  3. PS (Playstation)
  4. Media sosial dan situs jejaaring sosial
  5. Jasa Catering
Teknologi,model kerja ,dan nilai Etika Tradisional yang hilang pada masing masing contoh ,yaitu:
  1. Proses jual beli             
          a.Teknologi yang digunakan :              
  • Computer sebagai media yang bisa mengakses Internet dan sebagai media terjalinnya transaksi tersebut.
  • Mobile Phone (hp) merupakan media yang sering digunakan saat ini dengan menggunakan sms dan sms Banking
         b. Model kerja
             Seing dengan meningkatnya teknologi saat ini,memberi pengaruh yang besar pada proses                     jual beli seperti :

  • Via online : sarana jual beli yang banyak digunakan masyarakat saat ini . contoh:Bukalapak.com,Salestock,Blibli.com,Tokopedia.layanan ini dapat mempermudah jual beli dan dapat dilakukan transaksi melalui via ATM.
  • Proses jual beli pilihan ke2,Bisa dilakukan di Mall,Supermrket/mimimart seperti Matahari,Ramayana ,Alfamart dll.

         c.Nilai Etika Tradisional yang hilang

  • Tidak adanyya tawar menawar dalam proses jual beli misalnya : di pasar secara tatap muka,tetapi dengan adanya online proses tawar menawar jarang dilakukan lagi.
  • Kehilangan rasa saling  mengenal dan silahturahmi antara konsumen dan produksen.

2. Televisi


      a.Teknologi yang digunakan

         Telivisi sebagai media informasi

      b.Model kerja
         Televisi sebagai media informasi dari berbagai belahan dunia dari informasi               teknologi,Ekonomi,Sosial dll,yang menampilkan secara nyata.

      c. Nilai Tradisional yang hilang
          namun media informasi ini telah banyak menghilangkan Etika Tradisional antaranya:

  • Tayangan Televisi memopengaruhi pola berfikir, nilai sopan santun terhadap orang yang lebih tua/sesama,cara berpenampilan sikap dan perilaku.menimbulkan rasa  kemalesan dan lupa waktu.
  • Dengan tayangan tayangan yang ditonton merubah perubahan gaya hidup meniru budaya budaya yang ditampilkan seperti orang barat contohnya:Genk brandalan ,pergaulan bebas dll.
3.PS (Playstation)

    a. Teknoloigi yang di gunakan 
        yaitu Ps banyak digemari di kalangan masyarakat baik anak-anak maupun dewasa
     
    b.Model kerja
       permainan Game berbagai fariasi seperti Game sepakbola,balap,strategi terpangpang secara        Visual atau bentuk 3D.

    c.Nilai tradisional yang hilang
       Terkuburnya permainan permainan tradisional ,berkurangnya kreativitas pada anak anak, malas belajar,ketergantungan ,lupa waktu bahkan mencuri contoh diatas dari teknologi yang merubah etika tradisional.


4. Media Sosial dan Situs Jejaring Sosial Teknologi yang digunakan

Yaitu Mobile Phone (Smartphone) sebagai media penghubung ke internet. Facebook, Twitter, Line, Whatsapp, bbm, Instagram, Friendster dan sebagainya sebagai media sosial sekaligus sumber informasi yang digunakan.
 a. Model Kerja
Masyarakat saat ini lebih cenderung mengutamakan berkomunikasi dengan menggunakan media sosial seperti facebook, dsb. Manfaat yang didapatkan dari media sosial seperti kemudahan bagi pengguna dalam berkomunikasi serta cepat mendapatkan informasi (Up todate)

c                   b.  Nilai Tradisional yang hilang
Masyarakat (kalangan muda) jadi lebih sering sibuk dengan smartphone mereka, sehingga menyebabkan kepekaan terhadap lingkungan sekitar menjadi kurang karena sudah merasa cukup mendapatkan informasi melalui media sosial.
·         Memberi pengaruh pada rasa persaudaraan kita yang hilang. Dengan adanya situs jejaring sosial juga sudah menghilangkan rasa takut untuk mengakses hal-hal yang berbau pornografi karena sudah tidak merasa diawasi lagi.

5. Jasa Catering

a.      Teknologi yang digunakan
Yaitu PS (Play Station). PS banyak digemari kalangan masyarakat baik anak-anak maupun dewasa.

b.      Model Kerja
Catering Service merupakan lembaga bisnis yang bergerak dalam penyediaan jasa pembuatan makanan. Yang akan dicontohkan disini adalah peran catering service dalam suatu acara (hajatan), atau biasa disebut event catering service. Secara garis besar disini peranan catering service adalah menyediakan makanan juga bertanggung jawab atas penghidangannya, dalam prakteknya yaitu dekor meja hidang, hingga penyediaan peralatan makan. Sehingga sang customer (yang punya acara) hanya terima jadi dan melakukan pembayaran.

c.       Nilai Tradisional yang hilang
Biasanya, apabila ada seseorang yang memiliki acara misalnya, resepsi, aqiqah dan sebagainya, maka sanak keluarga dan tetangganya akan datang untuk membantu. Mereka semua bergotong royong untuk mengerjakan segala sesuatunya.







PELANGGARAN TERHADAP ETIKA AKAN MENDAPATKAN SANKSI SOSIAL DAN SANKSI HUKUM

Contohnya:

  Sanksi Pelanggaran Etika:
  1. Sanksi Sosial : Sanksi ini diberikan oleh masyarakat sendiri, tanpa melibatkan pihak berwenang. Pelanggaran yang terkena sanksi sosial biasanya merupakan kejahatan kecil, ataupun pelanggaran yang dapat dimaafkan. Dengan demikian hukuman yang diterima akan ditentukan oleh masyarakat, misalnya membayar ganti rugi dsb, pedoman yang digunakan adalah etika setempat berdasarkan keputusan bersama.
  2. Sanksi Hukum : Sanksi ini diberikan oleh pihak berwenang, dalam hal ini pihak kepolisian dan hakim. Pelanggaran yang dilakukan tergolong pelanggaran berat dan harus diganjar dengan hukuman pidana ataupun perdata. Pedomannya suatu KUHP.   
Adapun beberapa hal yang membuat seseorang melanggar etika antara lain:
  1. Kebutuhan Individu : Kebutuhan seringkali adalah hal utama yang mempengaruhi seseorang untuk melakukan pelanggaran, misalnya seorang anak rela mencuri untuk mendapatkan uang demi untuk membayar uang tunggakan sekolah. Seorang bapak yang akhirnya tewas digebukin massa gara-gara mengambil susu dan beras di swalayan untuk menyambung hidup bayi dan istrinya. Karyawan sebuah pabrik yang bertindak anarkis, karena THR belum juga dibayarkan, padahal sudah melebihi jadwal yang ditentukan pemerintah, dan lain-lain
  2. Tidak Ada Pedoman : Ketika masyarakat dihadapkan pada persoalan yang belum jelas aturannya, maka mereka melakukan intrepretasi sendiri atas persoalan yang dialami. Contohnya pembangunan rumah kumuh di pinggir rel kereta api, di bawah jembatan layang, di tanah kosong. Hal ini dikarenakan belum adanya perda ataupun ketentuan mengikat yang memberikan kejelasan bahwa daerah tersebut tidak boleh ditempati dan dibangun pemukiman liar. Sehingga masyarakat mengitrepretasikan, bahwa lahan kosong yang tidak digunakan boleh dibuat tempat tinggal, apalagi mereka bagian dari warga Negara. Sehingga pada saat tiba waktunya untk membersihkan, maka sudak terlalu komplek permasalahannya dan sulit dipecahkan.
  3. Perilaku dan Kebiasaan Individu : kebiasaan yang terakumulasi dan tidak dikoreksi akan dapat menimbulkan pelanggaran. Contohnya; anggota DPR yang setiap menelurkan kebijakan selalu ada komisi atau uang tips, ataupu ada anggota yang tidup pada saat sidang berlangsung. Hal demikian ini salah dan keliru. Namunkarena teklah dilakukan bertahun-tahun, dan pelakunya hampir mayoritas, maka perilaku yang menyimpang tadi dianggap biasa, tidak ada masalah.
  4. Lingkungan Yang Tidak Etis: Lingkungan yang memiliki daya dukung moral yang buruk, akan mampu membuat seseorang menjadi menyimpang perilakunya untuk tidak taat terhadap pedoman yang berlaku. Contohnya seorang residivis kambuhan, yang selalu keluar masuk penjara. Dalam penjara yang notabene merupakan tempat yang kurang baik, maka mempengaruhi pola pikir seseorang. Sehingga setiap kali dia masuk penjara, ketika keluar telah memiliki informasi, keahlian, ketrampilan yang baru untuk dapat menyempurnakan tindakan kejahatannya.
  5. Perilaku Orang yang Ditiru: Dalam hal ini, ketika seseorang melakkan pelanggaran terhadap etika, dapat juga karena dia mengimitasi tindakan orang yang dia pandang sebagai tauladan. Seorang anak yang setiap hari melihat ibunya dipukuli oleh bapaknya, maka bisa jadi pada saat dalam pergaulan, si anak cenderung kasar baik dalam perkataan ataupun perbuatan. Dan itu semua dia dapatkan dari pengamatan dirumah yang dilakuakan oleh bapaknya.




1 komentar: